legalscrawl

law sometimes sleep but the law never die

Tanggung Jawab Pengangkutan

Leave a comment

Pada dasarnya pengangkutan ini adalah sebuah perjanjian yang selanjutnya dinamakan dengan perjanjian pengangkutan. Definisi dari perjanjian pengangkutan sendiri diberikan makna oleh pakar hukum perdata yaitu Prof. Subekti sebagai suatu perjanjian dimana satu pihak menyanggupi untuk dengan aman membawa orang atau barang dari satu tempat kelain tempat, sedangkan pihak yang lainnya menyanggupi akan membayar ongkosnya.

Pengangkutan di Indonesia dibagi menjadi tiga bagian dengan dasar hukum yang dimiliki dari masing-masing bagian.

  1. Pengangkutan Darat. Dalam pengangkutan ini memiliki dua dasar hukum secara khusus yaitu Undang-Undang Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 tentang 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
  2. Pengangkutan Air. Dalam pengangkutan kelautan atau sering disebut pelayaran ini dasar hukum yang digunakan adalah Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran.
  3. Pengangkutan Udara. Untuk yang terakhir dari ketiga pengangkutan yang disebutkan diatas, pengangkutan udara juga mempunyai dasar hukum sendiri yaitu Undang-Undang Nomor 1 tahun 2009.

Setiap hal yang dilakukan oleh pengangkut selalu berpotensi terjadinya kesalahan pelaksanaan pengangkutan sehingga menyebabkan kerugian bagi pengirim ataupun penerima. Maka dari itu untuk memberikan solusi dari kerugian yang terjadi, ada beberapa prinsip tanggung jawab dalam pengangkutan.

  1. Prinsip Tanggung Jawab berdasarkan unsur kesalahan (Fault Liability/ Liability Based On fault). Prinsip ini memiliki pengertian bahwa seorang baru dimintakan pertanggung jawaban secara hukum jika ada unsur kesalahan.
  2. Prinsip Praduga untuk selalu bertanggung jawab (Presumption of Liability Prinsiple). Definisi dari prinsip ini adalah tergugat selalu dianggap bertanggung jawab sampai dia dapat membuktikan dia tidak bersalah. Empat variasi doktrin ini adalah :
    1. Pengangkut dapat membebaskan diri dari tanggung jawab kalau dia dapat membuktikan bahwa kerugian di timbulkan oleh hal-hal diluar kekuasaan.
    2. Pengangkut dapat membebaskan diri dari tanggung jawab jika dia dapat membuktikan, dia mengambil suatu tindakan yang diperlukan untuk menghindari timbulnya kerugian.
    3. Pengangkut dapat membebaskan diri dari tanggung jawab jika dia dapat membuktikan kerugian yang timbul bukan karena kesalahannya.
    4. Pengangkut tidak bertanggung jawab jika kerugian yang ditimbulkan oleh kesalahan atau kelalaian penumpang atau karena kualitas atau mutu barang yang di angkut tidak baik.
  3. Prinsip Praduga untuk tidak selalu bertanggung jawab (Presumption Of  Non Liability Principle). Makna dari prinsip ini adalah Tergugat selalu dianggap tidak bertanggung jawab sampai dia benar-benar bersalah dibawah putusan pengadilan. Misalnya kehilangan atau kerusakan barang di bagasi diatas kursi penumpang yang dibawa oleh penumpang adalah tanggung jawab penumpang bukan pengangkut.
  4. Prinsip Tanggung Jawab Mutlak (Strict Liability). Secara absolut dari prinsip ini memiliki arti bahwa Pelaku usaha harus bertanggung jawab secara langsung tanpa mensyaratkan unsur kesalahan tetapi pada kerugian yang ditimbulkan  (liability based on risk). Jadi harus ada unsur kesalahan, tetapi karena untuk membuktikan terlalu sulit maka pelaku usaha langsung mengganti kerugian (strict liability pada civil law system).
  5. Prinsip dengan Pembatasan (Limitation of Liability Principle). Adanya klausula eksonerasi (perjanjian baku) dalam perjanjian standar yang dibuatnya. Misalnya cuci celana dan baju (laundry) ditentukan bila baju dan celana yang akan dicuci hilang atau rusak maka konsumen akan dibatasi ganti rugi sebesar sepuluh kali harga cuci baju dan celana ditempat itu.

Author: seputro1109

social-addict, because i thought our life is so flat without human-other. Give the best for them and you'll be the best. If you want to take my writing for your personal use, you must specify this address. Regards

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s